Perahu Di Atas Awan Mangunan

IMG_20170212_063731Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Traveller yang budiman, kali ini saya akan membahas tentang sebuah perahu di atas awan. Loh kok bisa ya? Ada perahu di atas awan? Ya namanya saja perahu kan harusnya di lautan ? 😱😱

Ya memang benar ada perahu yang sengaja dibuat di dataran tinggi. Tepatnya di Dukuh Kanigoro, Mangunan, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, ada sebuah tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi yaitu “Jurang Tembelan”. Tempat wisata yang menjadi salah satu spot sempurna untuk para pemburu sunrise atau sunset. Pasalnya banyak tenda-tenda yang masih berdiri tegak ketika jam sudah menunjukkan pukul 7. Mereka sengaja datang untuk menikmati indahnya alam sekitar.

Saat saya dan kawan-kawan kesana, sekitar pukul setengah 6 berangkat dari pusat kota Yogyakarta, dan sampai ke TKP sekitar pukul setengah 7. Hanya dalam waktu sekitar 1 jam kita dapat merasakan sejuknya hawa pegunungan dan pemandangan yang eksotik.

Untuk rute menuju ” Jurang Tembelan” bisa dikatakan cukup mudah. Anda bisa Melewati jalur untuk ke arah parangtritis. Lebih mudah lagi karena sudah terdapat plang-plang petunjuk arah di pinggir jalan. Atau bisa gunakan GPS. Medan jalannya cukup menanjak dan berkelok-kelok. Jadi harus safety riding dan jaga keselamatan serta jaga emosi.

Jalan menuju tempat ini searah dengan “Kebun Buah Manungan” (akan di bahas di artikel berikutnya). Jadi jika anda masih punya banyak waktu untuk berlibur, tak ada salahnya menjamah seluruh tempat wisata di sekitarnya.

Biaya yang harus kalian keluarkan sangatlah minim untuk ke “Jurang Tembelan”. Hanya dengan membayar parkir sebesar Rp. 3000 anda bisa puas berfoto ria dan menikmati sunset/sunrise.

Travelling tak harus mahal. Yang membuatnya mahal adalah adalah diri kita sendiri. Co : makan di sekitar tempat wisata, ya memang itu adalah salah satu potensi yang digunakan oleh penduduk sekitar untuk meraup penghasilan, terkadang harganya bisa sampai duakali lipat dengan harga aslinya. Jadi, saran dari saya saat anda ingin travelling yaitu :

  1. Makanlah dirumah sebelum anda bepergian.
  2. Jaga kondisi fisik dan psikis.
  3. Gunakan kendaraan pribadi yang irit. Supaya pengeluaran bensin tidak membludak, selain itu juga kita lebih santai.
  4. Jangan lupa bawa teman.

Ya itulah sekiranya saran yang bisa saya berikan. Anda mau mengikuti ya monggo, tidak juga rapopo. Itu kan hanya saran. 🙂

Selain ada Perahu di atas awan,” Jurang Tembelan” pun menawarkan keindahan lain. Seperti bentuk Kupu-Kupu raksasa, anda bisa berfoto seolah-olah menjadi kupu-kupu yang hinggap di bibir tebing. Ada juga panggung kayu, bisa untuk berfoto dengan pemandangan sekitar. Namun jika anda datang di waktu hari libur, resiko yang harus diterima adalah ketika akan foto harus mengantri dan bergantian juga ingat waktu, karena pastinya yang datang ke tempat itu ingin berfoto kan? Hehe, belajar toleransi. 😉

Ketika anda memutuskan untuk bepergian siapkanlah hati dan pikiran untuk menyatu dengan alam. Travelling mengajarkan kita untuk waspada, toleransi, memahami, dan menjadi pribadi yang baik terhadap sesama maupun lingkungan sekitar.

Tetap jaga lingkungan sekitar, di lingkungan anda tinggal maupun dimana anda pergi dan berpijak. Sayangi bumi, untuk kehidupan yang lebih baik dimasa yang akan datang.

Happy Travelling, don’t make noise, because if you smile to the world, the world will smile back to you 😎😘

Author :ardiapramesti

Wa’alaikum salam Wr. Wb.